Tutorial Photoshop

Menghilangkan Bintik Noda(Jerawat)

teman2 photoshop mania kali saya akan coba berbagi dengan kalian mengenai bagai mana sih menghilangkan bintik noda,jerawat di wajah ke,, dan lain sebaganya di photosop,,,

ia dah ga usah bertele-tele langsung saja kita mulai:

1. yang pasti langkah pertama yaitu buka dulu program phtoshop yang ada di computer or laptop kalian,,

2. pilih gambar yang akan edit, contoh gambar yang saya adalah sbb:



3. kemudian kalian pilih tool petch tool


4. seleksi  bintik noda or jerawat or apake itu dengan  patch tool,, kemudian drag seleksi tersebut ke arah yang sesuai dengan warna kulit yang dominan di sekitar area noda tsbt,


5. Dan inilah hasilnya:


Selamat mencoba,,,,,,,,,,

http://Adedoank8.wordpress.com/

Iklan

Fokus warna yang lembut

Tehnik fokus warna pada photoshop merupakan salah satu tehnik manipulasi photo. Objek photo akan terlihat menarik dan terlihat lebih hidup. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk membuat photo anda lebih menarik.

Langkah 1

Buka salah satu  koleksi photo anda

Langkah 2

Buat layer baru dengan menggunakan perintah menu fill color, gunakan warna hitam

Langkah 3

Kemudian dengan menggunakan eraser tool, sapukan ke layer warna ( hitam ) dengan setting seperti terlihat pada gambar berikut :

Sehingga photo akan tampak seperti dibawah:

Langkah 5

Ubah nilai kapasitas layer menjadi 50%

Hasil akhir akan tampak seperti gambar dibawah :

Selesai

sumber:.tipsntrick.net

3D Computer Monitor Image

Hal pertama yang Anda perlu lakukan adalah mendapatkan gambar monitor komputer. Anda dapat menggunakan yang Anda sukai, Efek akan lebih baik jika layar berada pada sedikit sudut. Berikut adalah salah satu yang  akan digunakan.

Hal berikutnya adalah  apa yang akan Anda gunakan untuk gambar pada monitor. Anda ingin berpikir tentang bagian mana yang akan keluar dari monitor untuk efek 3D. Mobil datang pada Anda, atau sepeda motor membuat pilihan yang baik. Juga orang-orang dengan lengan atau kaki mereka mencuat juga baik untuk pop keluar gambar. Saya akan menggunakan gambar mobil di bawah ini.

Seperti yang anda lihat, gambar ini terlalu besar untuk muat pada layar gambar monitor kita. Saya akan perlu untuk  turunkan skala  sedikit. Pilih  ukuran gambardan mengurangi pengaturan sampai Anda memilikinya seperti yang Anda inginkan. Jangan pernah menggunakan gambar yang terlalu kecil untuk mulai. Kecuali resolusi di atas 72 pixel / inch, kualitas akan dikorbankan jika Anda mencoba untuk memperbesar gambar. Anda  harus bermain-main untuk mendapatkan ukuran yang tepat.  Setelah Anda memiliki ukuran yang Anda inginkan, kemudian anda drang ke gambar monitor, seperti di bawah ini:

Selanjutnya, mengurangi opacity dari lapisan mobil menjadi sekitar 60%. Ini hanya sementara untuk memungkinkan kita untuk melihat ke gambar monitor yang berada di belakang.

Sekarang kita perlu melakukan beberapa transformasi untuk mendapatkan perspektif yang benar. Pilih Edit / Transform / Skew. Sekarang Anda akan perlu untuk menarik sudut-sudut gambar sehingga garis vertikal dan horisontal lapisan mobil berjajar dengan garis-garis vertikal dan horizontal dari monitor. Ini tidak harus tepat sempurna, hanya dekat. Kami tidak mencoba untuk ukuran ke layar dalam langkah ini.

Setelah Anda memiliki perspektif, pindahkan gambar sehingga seluruh layar monitor tertutup. Anda perlu memutuskan apa dan berapa banyak obyek  yang akan muncul keluar dari layar. Bagi saya, saya akan memiliki sisi  Lampu depan  dan ban yang muncul.

Saya akan menggunakan Pen Tool untuk memotong gambar agar sesuai dengan layar monitor. Ini adalah tempat opacity dikurangi benar-benar membantu, karena anda dapat melihat melalui tahu di mana untuk mengklik. Klik di tepi layar untuk memilihnya. Setelah Anda sampai ke 3d daerah yang bermunculan, pilih di sekitarnya. Teruskan seleksi sampai Anda kembali ke tempat awal anda membuat seleksi dengan pen tool tadi. Anda perlu memperbesar dan mengatur opacity saat Anda melakukannya. Untuk mempermudah pekerjaan anda.

Sekarang setelah kita selesai seleksi, kita perlu mengubahnya ke suatu pilihan. Lakukan ini dengan mengklik pada tab seleksi  di lapisan palet. Kemudian klik kanan pada seleksi  dan pilih “Make Selection” dengan  radius 1 pixel. Ketika anda selesai klik kembali ke tab layer.

Selanjutnya, pilih Pilih / Invers dan tekan delete. Ini harus menghapus segala sesuatu yang kita tidak inginkan dalam foto kita. Tekan Ctrl + D untuk membatalkan pilihan itu. Opacity  kembali ke 100% dan  selesai. Berikut adalahhasil akhirnya

sumber:webdesign.org

photoshop, Membuat 3D Teks Efek

Untuk memulai, kita akan mulai dengan kanvas kosong dan menggunakan alat teks untuk menulis beberapa teks pada dokumen. Buatlah cukup besar, seperti:

Selanjutnya, Kita membuat duplikat dari lapisan teks , tapi pertama-tama, klik kanan layer dan pilih Rasterize Layer. Ini akan membuat teks tidak lagi dapat diedit, sehingga kita dapat memanipulasi sebagai gambar. Sekarang, pastikan Anda memiliki lapisan yang dipilih, dan tekan Ctrl + J untuk menduplikasi layer. Lalu, pindahkan sesuai yang kita  dipilih, klik  sekali dan klik  kanan sekali, untuk memindahkan lapisan baru sampai 1px dan ke kanan 1px. Kita perlu mengulangi ini (duplikasi dan pindahkan) sampai kita mendapatkan bayangan yang cukup baik, seperti pada gambar (saya melakukan ini 6 kali):

Sekarang pilih semua lapisan duplikat kecuali satu di atas dengan menggeser-klik, dan kemudian tekan Ctrl + E untuk menggabungkan. Kini kita harus mempunyai hanya 3 lapisan – wajah teks, bayangan teks, dan kemudian lapisan latar belakang.

Sekarang kita dapat menerapkan gradien yang bagus dan pusat  bayangan ke depan teks. kemudian klik kanan layer dan pilih Blending Options:

Dan ini adalah asil dari perubahan tadi:

Tahap Terakhir, kita juga dapat menambahkan gaya ke bayangan. Mari kita menambahkan cahaya luar dan yang gradien overlay:

Dan inilah hasilnya:

sumber:webdesign.org

Kelebihan Adobe Photoshop CS4

Baru – baru ini Adobe Systems Incorporated mengeluarkan Produk Photoshop terbarunya, yaitu Photoshop CS4. Banyak juga kelebihan dari CS4 ini. Produk ini memang dikhususkan bagi Fotografer profesional, Fotografer amatir yang ingin menekuni bidang Foto, Design Graphic dan Web Designer.

Fitur – fitur baru dalam Photoshop CS4 antara lain :
  • Adanya Panel baru untuk konfigurasi  ( adjustment panel )
  • Panel buat Masking dimana memudahkan si pengguna untuk meningkatkan kinerja edit
  • adanya “Enhanced color-correction technology” akan membuat kita semakin dimanjakan dengan kemudahan dalam proses seleksi
  • Lebih pandai dalam pengolahan file raw  ( File gambar ukuran besar )
  • Integrasi dengan Adobe Photoshop Lightroom
  • System edit “workflow” yang akan memudahkan dalam proses editing
  • Untuk printing ukuran besar ( Print very large image ) dapat di lihat dalam mode preview sebelumproses print
Untuk Hardware minimal yang harus dipersiapkan sebelum install CS4 adalah :

Windows

  • 1.8GHz or faster processor
  • Microsoft® Windows® XP with Service Pack 2 (Service Pack 3 recommended) or Windows Vista® Home Premium, Business, Ultimate, or Enterprise with Service Pack 1 (certified for 32-bit Windows XP and 32-bit and 64-bit Windows Vista)
  • 512MB of RAM (1GB recommended)
  • 1GB of available hard-disk space for installation; additional free space required during installation (cannot install on flash-based storage devices)
  • 1,024×768 display (1,280×800 recommended) with 16-bit video card
  • Some GPU-accelerated features require graphics support for Shader Model 3.0 and OpenGL 2.0
  • DVD-ROM drive
  • QuickTime 7.2 software required for multimedia features
  • Broadband Internet connection required for online services

Mac OS

  • PowerPC® G5 or multicore Intel® processor
  • Mac OS X v10.4.11–10.5.4
  • 512MB of RAM (1GB recommended)
  • 2GB of available hard-disk space for installation; additional free space required during installation (cannot install on a volume that uses a case-sensitive file system or on flash-based storage devices)
  • 1,024×768 display (1,280×800 recommended) with 16-bit video card
  • Some GPU-accelerated features require graphics support for Shader Model 3.0 and OpenGL 2.0
  • DVD-ROM drive
  • QuickTime 7.2 software required for multimedia features
  • Broadband Internet connection required for online services

Sumber: tipsntrick.net

Mempercepat Laju Photoshop Pada Komputer Berkapasitas Minimal

Tentu saja, cara paling mudah untuk menyelesaikan masalah semua masalah komputer yang terjadi adalah memiliki sejumlah uang untuk membeli sebuah komputer yang jauh lebih baik. Itu semua cuma mudah dikatakan di mulut, khususnya ketika kita memang tidak memiliki modal yang cukup. Contohnya, jika kita hanya memiliki sebuah PC/Mac paling minimum dan setiap saat kita menggunakan Photoshop, membutuhkan waktu yang cuku lama ataupun melambatkan kinerja komputer anda.

Di bawah ini ada tips-tips untuk membuat Photoshop menjadi lebih cepat hanya dengan merubah pengaturan.

Note: Screenshot di bawah ini adalah Photoshop CS4, tapi meski begitu semua versi lama dari software ini memiliki semua pilihan ini. Perbedaan terletak pada penempatan saja.

Untuk memanggil menu Preferences, klik edit lalu Preferences atau cukup Ctrl+K:

Tip 1: Menyesuaikan pengaturan
Pilih Performance:

Seperti yang anda lihat, ada 4 bagian di sini: Memory Usage, Scratch Disks, History & Cache and GPU Settings. Kita lihat yang tiga pertama.

Memory Usage
Photoshop menggunakan banyak sekali RAM dan dibarengi dengan OS yang kita gunakan. Jumlah penggunaan RAM dapat diatur di Photoshop–anda dapat mengaturnya sesuai keperluan. Ini semua tergantung pada jumlah RAM yang dimiliki, rubah menjadi 55-65% (bagi yang hanya memiliki 2GB RAM) dan 70-75% (bagi yang memiliki 4GB RAM atau lebih).

Note: Jangan maksimumkan bar tersebut karena akan membuat system anda crash. Gunakan seperlunya, sisakan untuk OS anda.

Scratch Disks
Sebagai tambahan untuk RAM, Photoshop menggunakan Scratch Disks atau sering disebut “virtual RAM”. Sebuah scratch disk adalah tempat hard drivce yang dialokasika untuk program sebagai virtual RAM digunakan ketika memproses data. Jika anda ingin memiliki lebih dari satu hard drive, memberikan Photoshop untuk menggunakan hard drive kedua, ini akan sangat membantu komputer bekerja lebih cepat.

Tentukan sebanyak yang anda inginkan, tidak perlu memikirkan tempat–ini hanya sementara dan akan hilang ketika anda keluar dari Photoshop

History & Cache
Kita tidak sempurna, bukan? Dan kita melakukan banyak kesalahan ketika bekerja pada sebuah tugas. Bayangkan bagaimana jadinya jika tidak ada perintah “undo”? Sayangnya, dalam Photoshop kita bahkan dapat mengatur jumlah dari History States atau undo tapi semakin banyak diatur–semakin banyak memori yang digunakan. Karena setiap tindakan diingat dalam virtual memory, jadinya memerlukan tempat yang lebih banyak untuk menyimpan semua langkah tersebut jika diperlukan kembali.

Secara normal, History States diatur menjadi 20, di mana, akan membuat komputer menjadi sangat lambat. Itu akan melambatkan Photoshop, khususnya ketika anda mengerjakan gambar yang dengan kapasitas yang cukup besar. Aturlah menjadi 10-15 dan itu akan berjalan lebih halus.

Cache levels digunakan untuk meningkatkan screen redraw dan histogram rendering speed. Pilih lebih banyak Cache levels untuk dokumen yang lebih besar untuk layer yang lebih sedikit, atau lebih sedikit Cache levels untuk dokumen yang lebih sedikit untuk layer yang lebih banyak. Anda dapat memilih dari 1 hingga 8.

Note: semua perubahan ini akan terjadi ketika anda memanggil kembali Photoshop

Tip 2: Bersihkan Clipboard Anda
Lagi dan lagi–masalah RAM. Clipboard Photoshop menggunakan banyak sekali RAM dan jika anda mengkopi beberapa gambar berkapasitas besar dan memindahkannya ke dokumen baru, itu akan masih tertinggal di clipboard. Kosongkan RAM dengan menghapus data yang tidak diperlukan di clipboard. Untuk melakukan itu semua, cukup klik edit lalu Purge:

Note: perintah ini tidak dapat ditarik kembali, jadi pikir baik-baik sebelum melakukannya.

Tip 3: Men-defrag Hard Drive Anda
Khususnya untuk hard drive kapasitas kecil, fragmentasi adalah sebuah masalah. Gunakan Windows Defragmenter untuk mengoptimalkan hard disk anda sekali-kali. Lakukan sebulan sekali jika perlu. Cukup ikuti perintah ini, Start>All Programs>Accessories> System Tools>Disk Defragmenter. Pilih drive yang perlu di-defrag dan klik tombol Defragment.
Tip 4: Tutup Software yang tidak diperlukan
Tip ini sangat sederhana tapi kadang kala kita melupakannya dan selalu menggerutu mengapa Photoshop berjalan sangat lambat. Ini semua karena banyak applikasi yang berjalan di belakang, menghabiskan tenaga dan RAM. Tutup semuam aplikasi yang tidak diperlukan.

sumber:udaramaya.com

MENGENAL ADOBE PHOTOSHOP

1. Apa itu Adobe Photoshop?

Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar yang sangat powerfull dengan segala fasilitasnya. Hasil gambar olah dengan Adobe Photoshop ini banyak dilihat di berbagai website, brosur, koran, majalah, dan media lainnya.

2. Mengenal Area Kerja

Jalankan Adobe photoshop kemudian pilih menu File -> Open. Kemudian pilih buka gambar apa saja. Sebagai contoh di buka gambar zhaow.jpg yang ada pada CD Tutorial bagian BAB I (lihat gambar 1.1).

Mengenal Area Kerja Adobe Photoshop

Seringkali letak tool-tool (palette) Adobe Photoshop sudah berubah dimodifikasi oleh pengguna sebelumnya. Untuk mengembalikan letak palette ini gunakan menu Windows -> Workspace -> Reset Palette Location.

Area kerja Adobe Photoshop dapat dilihat pada gambar 1.1, yaitu:

A : Menu Bar, berisi perintah utama untuk membuka file, save, mengubah ukuran gambar, filter dan lain-lain.

B : Option, berisi pilihan dari tool yang Anda pilih. Misalnya dipilih kuas/brush, maka ukuran/diameter brush ada di sini.

C : Gambar, menampilkan gambar yang sedang dibuat atau diedit.

D : Pallete Well, cara cepat untuk mengakses palet brushes, tool resets dan Layer Comps. Juga dapat digunakan untuk meletakkan palet yang sering digunakan.

E : Toolbox, berisi tool untuk menyeleksi dan memodifikasi gambar.

F : Palette, berisi jendela-jendela kecil yang di dalamnya terdapat perintah dan pilihan untuk dokumen/gambar yang sedang dikerjakan.

3. Mencoba ToolBox

Cobalah tool-tool pada ToolBox, satu persatu akan dibahas pada  berikutnya. Coba klik kanan pada tool yang memiliki segitiga di bagian kanan bawah untuk memilih tool yang tersembunyi.

4. Mencerminkan dan Memutar Gambar

Cobalah menu Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Vertikal, Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Horisontal. Untuk memutar gambar, pilih menu Image -> Rotate Canvas -> pilih sudut yang dikehend

5. Undo

Undo digunakan untuk membatalkan perintah terakhir, tekan Alt+Ctrl+Z, atau gunakan pallete history.

6. Memindahkan gambar ke dokumen lain

Untuk memindahkan gambar gunakan Move Tool.

7.  Menyeleksi Gambar

Menyeleksi berarti memilih bagian tertentu dari gambar. Dengan seleksi kita dapat mengcopy, mengubah, menggeser, atau menambahkan efek kepada bagian yang terseleksi tanpa mempengaruhi bagian lain.

Ada tiga cara menyeleksi yaitu:

  1. Marquee Tool, yaitu menyeleksi dalam bentuk kotak, elips, row, dan kolom
  2. Lasso Tool, untuk menyeleksi dalam bentuk bebas, poligonal atau kekontrasan gambar (Magnetic Lasso Tool).
  3. Magic Wand Tool, untuk menyeleksi berdasarkan persamaan warna.

Tipe seleksi ada dua (dapat dipilih pada Option Bar), yaitu:

  1. Normal, memiliki pinggiran yang tajam.
  2. Feather, memiliki pinggiran yang halus atau kabur.

8. Tool-tool yang lain

Tool pada Adobe Photoshop

9.  Rectangular Marquee Tool

Gunakan rectangular marquee tool untuk memotong gambar dalam bentuk kotak. Gunakan menu Select -> Transform Selection untuk mengubah seleksi dan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman pinggiran potongan.

10.  Elliptical Marquee Tool

Digunakan untuk membuat seleksi elips atau lingkaran. Anda dapat menggunakan Select -> Transform Selection (atau klik kanan) untuk mengubah bidang yang mau diseleksi. Gunakan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman tepi gambar. Gunakan Select -> Inverse untuk membalik seleksi.

11.  Lasso Tool

Seleksi ini digunakan untuk menyeleksi bentuk bebas dengan mouse.

12. Polygonal Lasso Tool

Polygonal Lasso Tool digunakan untuk menyeleksi gambar yang memiliki tepi garis lurus, misalnya piramida pada gambar 2.5. Jika tombol Alt ditekan maka Polygonal Lasso Tool akan berfungsi seperti Lasso Tool biasa. Contoh gambar hasil seleksi piramida diperkecil dan diletakkan pada sudut kanan bawah.

13. Magnetic Lasso Tool

Magnetic Lasso Tool penggunaanya cukup mudah, karena dengan tool ini seleksi gambar akan secara otomatis membuat garis seleksi pada gambar yang berwarna kontras.

14.  Magic Wand Tool

Magic wand tool akan menyeleksi gambar yang memiliki warna sama.

Tutorial Adobe Photoshop - Magic Wand tool

15.  Crop Tool

Crop tool digunakan untuk menghilangkan bagian yang tidak diseleksi. Contoh penggunaanya di sini digunakan untuk memperbaiki hasil scan yang miring.

16. Healing Brush Tool

Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki gambar pada bagian tertentu. Aktifkan tool ini, kemudian tekan Alt + Klik pada objek pada bagian yang tidak berkeriput, kemudian klik pada bagian yang keriputnya ingin dihilangkan.

17.  Spot Healing Brush Tool

Spot Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki kerusakan gambar. Di sini Anda tidak perlu menentukan area yang akan digunakan sebagai patokan, karena akan secara otomatis terpilih dari area di sekitarnya.

Tool ini merupakan tool baru pada Adobe Photoshop CS2 yang tidak ada pada versi sebelumnya.

18.  Patch Tool

Patch Tool digunakan untuk memperbaiki gambar. Tool ini dibuat dengan cara membuat selection dengan mouse atau dengan menahan tombol ALT untuk menghasilkan bentuk poligonal. Selanjutnya drag ke daerah yang akan dijadikan patokan perbaikan.

19.  Red Eye Tool

Red Eye Tool digunakan untuk memperbaiki warna merah pada mata.

20.  Clone Stamp Tool

Clone Stamp Tool digunakan untuk membuat duplikat area pada gambar, atau yang disebut cloning. Tekan ALT pada objek yang akan dikloning, kemudian gunakan mouse pada area tempat objek baru mau diletakkan.

21.  Background Eraser Tool

Tool ini digunakan untuk menghapus background yang memiliki kemiripan warna. Misalnya digunakan untuk menghapus background langit pada gambar kupu-kupu.

22. Magic Eraser Tool

Seperti Background Eraser Tool, tool ini akan menghapus area dengan warna sama, namun efeknya adalah ke seluruh gambar, bukan hanya area yang diklik.

23.  Color Replacement Tool

Color Replacement Tool akan mengubah warna gambar tanpa mengubah bentuk dari gambar tersebut. Tool ini akan secara otomatis hanya mengubah area dengan warna sama menjadi warna lain yang dikehendaki.

24.  Blur, Sharpen, dan Smugde Tool

Blur Tool digunakan untuk mengaburkan area. Misalnya digunakan untuk menghilangkan bintik-bintik pada wajah. Sharpen Tool merupakan kebalikan dari Blur Tool. Dengan Sharpen Tool, gambar akan menjadi lebih tajam. Smugde Tool digunakan untuk mengubah bentuk gambar dengan cara drag mouse.

25.  Dogde, Burn, dan Sponge Tool

Dogde Tool digunakan untuk membuat area menjadi lebih terang. Burn Tool digunakan untuk mempergelap area. Spong Tool digunakan untuk mencerahkan (saturate) atau mengurangi warna (desaturate).